RSS

Deep Forest

Deep Forest dibentuk oleh dua keyboardist, Eric Mouquet dan Michel Sanchez. Group ini dikenal dengan gaya Electronic Tribal, nuansa etnik, suku, tapi dalam balutan musik elektronika. Memulai debutnya dengan album bertitle sama dengan nama grup ini. Lagunya yang berjudul ‘Sweet Lullaby’ menjadi superhit dan legendaris di ranah musik New Age – World Music. Ada yang bilang bahwa lagu ini sebenarnya merupakan lagu tradisional dari Pulau Commoro, bercerita tentang seorang anak yang menangis karena ditinggal pergi ayahnya, lalu sang kakak menghiburnya lewat lagu ini. Sebagai lagu etnik, melodinya sangat manis dan menyentuh. Saking populernya lagu ini, banyak versi remix yang dibuat. Tapi menurutku, yang paling enak adalah justru versi live-nya karena menggunakan unsur gitar akustik yang membuat karya elektronis ini menjadi punya sentuhan yang sangat unik dan manis. Lagu ‘Sweet Lullaby’ ditampilkan dalam dua album, album ‘Deep Forest’ (1992) dan re-release-nya yang bertitle ‘World Music’. Album ‘World Music’ masuk nominasi sebagai album World Music terbaik di Grammy 1994. Nuansa kKedua album pertama Deep Forest ini sangat kental dengan nuansa Africa.

Di album Boheme, Deep Forest mengubah peta komposisinya, dari elemen Africa menjadi Hongarian Gypsi. Di album inilah Deep Forest berhasil meraih penghargaan sebagai album World Music terbaik di Grammy 1995. Yang paling nendang di telingaku, adalah lagu ‘Freedom Cry’. Dinyanyikan oleh vokalis berbahasa Gypsi yang suaranya seperti sedang menangis (dan mungkin juga mabuk). Sangat unik! Selain itu, di album ini juga ada lagu-lagu bagus lainnya seperti ‘Martha’s Song’, ‘Twosome’, dan ‘Boheme’.

Setelah Boheme yang Gypsi, Deep Forest kembali ke ranah Africa lewat album Comparsa Deep Forest III(1997). Tidak masuk Grammy, tapi menurutku justru inilah album Deep Forest paling kreatif!!! Elemen-elemen lagu yang ada di album ini mulai melibatkan instrumen-instrumen asli, bukan synthesizer. Ensemble vokalnya juga lebih gila! Memakai vokal-vokal asli Africa (yang mana di lagu ‘Tres Marias’ sangat gilaaa!). Tak hanya itu, di album ini Deep Forest juga mengawinkan nuansa Africa dengan Amerika Latin, Arab dan Andalusia. Bahkan aku menyebut ini salah satu album New Age/World Music terbaik yang pernah dibuat! Dan bagi yang tertarik dengan musik Africa, harus dengar isi album ini!

Setelah Comparsa, Deep Forest membuat Pasifique (2000). Ini album yang bikin aku agak kecewa. Album ini merupakan sebuah album score untuk sebuah film. Bernuansa Hawaii. Tapi lagu-lagu di dalamnya tidak ada yang bisa banyak dicatat. Hanya satu dua saja yang enak didengar.

Baru di tahun 2002, Deep Forest membuat gebrakan gila lagi! Di album terbarunya yang berjudul Music Detected, mereka membuat formasi band. Dengan drum dan gitar elektronik. Banyak musisi dan vokalis yang ikut bergabung di album ini. Salah satunya adalah Anggun lewat tembang ‘Deep Blue Sea’ yang sangat Sunda! Di album yang terdengar lebih pop-rock ini, elemennya tetap kaya, ala Deep Forest. Mereka memasukkan elemen chant berbahasa Arab Turki di beberapa lagu, bahkan cuplikan adzan! Juga unsur Jepang di lagu ‘Will You Be Ready’, yang memakai vokal Chitose Hajime, dan berkolaborasi dengan Mahalaksmi Iyer di lagu ‘India’. Di lagu ‘Yuki Song’, ada vokalis Beverly Jo Scoot yang sangat bagus memainkan vokalnya. Bisa dibilang, album ini sama kayanya dengan album Comparsa. Tapi, aku pribadi tetap menganggap Comparsa lebih bagus.

Setelah album Music Detected, Deep Forest seperti tiba-tiba mundur dari eksistensi. Ada album soundtrack film ‘Kusa No Ran’ di tahun 2004, tapi hanya beredar di Jepang dan hampir tak ada gaungnya. Setelah itu, entah apa yang terjadi dengan group ini. Bahkan sepertinya Michel Sanchez sudah tak bergabung lagi. Saat membantu album kedua Josh Groban, Deep Forest menyumbang dua lagu tapi dari creditnya hanya ada nama Eric Mouquet di situ. Bertahun-tahun lamanya tak ada album official dari group ini.

Di tahun 2008, baru ada angin segar saat Deep Forest mengeluarkan album baru ‘Deep Brasil’. Tapi saat aku mendengarkannya, tak ada lagu yang benar-benar nyantol. Seperti group ini telah kehilangan jiwanya. Entahlah. Sayang sekali.

Clip:


(Sweet Lullaby -Live-)
 
 
 

(Yuki Song – Freedom Cry – Deep Blue Sea)
 
 
 

(Tres Marias)
 
 

nb: semua lagu di clip ini hanyalah cuplikan, untuk versi lengkapnya silakan mencari di tempat yang menyediakan.🙂

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: