RSS

Musik Celtic (New Age-World Music)

 

Celtic diambil dari nama suatu suku bangsa: Celt. Sebenarnya suku bangsa ini tersebar di regional Eropa Utara dan Barat. Tapi ketika kita membicarakan musik Celtic, maka scope-nya berubah. Musik Celtic lebih merujuk kepada musik yang berkembang di ranah Irlandia dan Scotlandia. Ya, tentu, Irlandia dan Scotlandia termasuk daerah persebaran bangsa Celt. Musik Celtic sendiri sebenarnya cukup luas cakupannya. Dalam musik, Celtic merupakan sebuah elemen dimana menampilkan sebuah tone yang khas, di antaranya menampilkan suara alat-alat tiup khas Celtic seperti Tin Whistle, Uillean Pipes, atau Fiddle. Karaktek vokalnya sendiri juga punya cengkok-cengkok yang khas. Musik yang memasukkan elemen ini, biasanya secara umum akan disebut sebagai musik Celtic.

Musik Celtic sebagai sebuah elemen, dapat bersenyawa dalam berbagai genre. Bisa Celtic Folk, Celtic Pop, bisa Celtic Gospel, Celtic Jazz, bisa juga Celtic New Age. Nah, di sini secara khusus kita akan membicarakan Celtic New Age. Ada beberapa group/artis Celtic New Age yang bisa dibilang sebagai patron, atau contoh tulen. Di antaranya adalah Clannad, Enya, Secret Garden, dan Loreena McKennitt. Sebenarnya masih banyak yang lain, bejibun, tapi saat ini kita bicarakan yang pengaruhnya signifikan saja.

 
 
 

– CLANNAD –
 
Band ini merupakan sebuah ensemble keluarga, yaitu keluarga Brennan. Dibentuk sekitar tahun 1970 di County Donegal, Irlandia. Kenapa band ini harus kita bicarakan? Selama ini, sebagai penggemar musik New Age (atau pun bukan) kita pasti pernah dengar nama besar Enya. Clannad adalah band dimana Enya pernah bergabung, tapi dia kemudian hengkang di tahun 1981 karena lebih memilih solo karir.

Keluarga Brennan adalah pemilik dari Leo’s Tavern, sebuah pub yang didirikan sejak 1968 Donegal Gaeltacht, Irlandia. Pub ini menjadi salah satu kiblat perkembangan musik terpenting di Irlandia, karena di sinilah musisi-musisi besar Irlandia seperti Bono dan Paul Brady sering ber-jam session bersama keluarga Brennan. Keluarga Brennan sendiri membentuk Clannad, sebuah band yang pada mulanya membawakan lagu-lagu folk. Formasi Clannad adalah:

Máire Ní Bhraonáin (Moya Brennan) – vocals, harp
Ciarán Ó Braonáin – bass, guitar, keyboards, mandolin, vocals
Noel Ó Dúgáin – guitar, vocals
Pádraig Ó Dúgáin – guitar, mandola, mandolin, vocals
Pól Ó Braonáin – flute, guitar, percussion, whistles, vocals
Eithne Ní Bhraonáin (Enya Brennan) – percussion, keyboards, vocals

Dengan latar belakang yang awalnya sebagai band folk, di tahun 80an Clannad mulai memperkenalkan gaya Celtic dalam gaya New Age, dan oleh para kritikus musik saat itu disebut sebagai tonggak kebangkitan musik Celtic, yang sebelumnya didominasi oleh atmosfer folk menjadi bernuansa modern tetapi tetap memiliki roh ‘mistis’ dari musik Celtic. Salah satu karya popular Clannad yang mewakili gaya Celtic New Age ini seperti ‘Theme From Harry’s Game’ dan ‘In A Lifetime’ (feat. Bono U2).

Tahun 1999, Clannad memenangkan album ‘Landmarks’ sebagai Best New Age Album di Grammy Award. Sebelumnya juga sudah pernah masuk nominasi Best New Album di Grammy Award, yaitu tahun 1994 untuk album ‘Banba’, dan 1996 untuk album ‘Lore’. Group ini sendiri hingga saat ini sudah merekam limabelas album studio.

 
 


– Fado –

 
 
 


– In A Lifetime –

 
 
 


– Theme from Harry’s Game –
(Terus terang, bahkan di live pun suara Moya tetap lebih merdu dan berkharisma dibanding suara Enya!)

 
 
 


– An Tull – with Enya

 
 
 

 
 
 
– ENYA –
 

Ini juga nama yang harus kita ingat jika ingin membicarakan Celtic New Age. Bahkan, nama Enya sebenarnya lebih popular dibanding Clannad. Kenapa? Musisi wanita yang kini telah berusia 51 tahun dan tetap cantik ini, sejak solo karirnya telah memboyong 4 penghargaan Best New Age Album di Grammy Award! Dan salah satu masterpiece-nya yaitu hit ‘May It Be’ yang menjadi ost. The Lord Of The Rings, masuk nominasi Best Original Song di Academy Award 2002.

Ciri khas musik Enya berbeda dengan Clannad. Enya yang juga bermain vocal dalam berbagai komposisinya, lebih tebal dalam memberikan harmoni. Suara synthesizer yang digunakannya pun sangat khas, dan justru sangat minim menggunakan instrument akustik. Sangat berbeda dengan Clannad dimana kakak perempuannya yaitu Moya Brennan bernyanyi sambil bermain Harpa dan anggota band lainnya memainkan instrument masing-masing secara ensemble, Enya cenderung lebih minimalis dan harmonis. Jujur, jika harus dibandingkan, suara Moya Brennan jauh lebih ‘fairy’ dan lebih berkharisma dibanding Enya. Tapi kelebihan Enya justru di konsep simple-nya itu dan lagu yang lebih catchy tanpa meninggalkan aura Celtic. Singkatnya, konspe musik Enya memang lebih mudah dicerna. Dan tak bisa dipungkiri, kesederhanaannya itu juga bisa terdengar sangat indah!

Silakan dengar ‘Shepherd Moons’, ‘Paint The Sky With Stars’, ‘Carribean Blue’, ‘Orinoco Flow’, ‘Book Of Days’, ‘Only Time’, ‘May It Be’, tak bisa dipungkiri bahwa hits dari Enya memang jauh lebih banyak dan bergaung dimana-mana.

 
 
 


– May It Be –

 
 
 


– Book Of Days –

 
 
 


– Shepherd Moons –

 
 
 


– Only Time –

 
 
 

– LOREENA MCKENNITT –
 

Asalnya bukan dari Irlandia ataupun Scotlandia. Tapi Canada. Perempuan berusia 55 tahun ini sebenarnya juga bukan semata-mata menggarap musik Celtic. Tapi juga Middle East. Dia composer yang piawai bermain Harpa, Piano, dan Accordion, sambil bernyanyi dengan vocal soprano-nya yang sangat lantang dan seringkali menyayat.

Kekuatan vocal Loreena McKennitt bisa dibilang sangat unik. Jika Enya dan Moya Brennan cenderung bervokal seperti peri atau bidadari yang lembut, Loreena memiliki vocal yang bisa sekuat ksatria wanita, tapi juga bisa sepedih peri yang patah hati. Kadang sangat ballad, kadang sangat mistik, tapi selalu bisa dikenali bahwa itu adalah suaranya. Syair-syairnya sangat epic dan menyentuh. Dan musiknya meski kadang sangat sederhana, tapi tetap penuh wibawa.

Loreena McKennitt sering membuat interpretasi atas karya-karya pujangga besar seperti William Blake, Dante Alleghieri, hingga Shakespeare, dan disusun ke dalam lagu yang ditulisnya. Silakan simak ‘Mummer’s Dance’, ‘Stolen Child’, ‘Bonny Portmore’, dan ‘Dante’s Prayer’.

 
 
 


– The Mummer’s Dance –

 
 
 


– Bonny Portmore –

 
 
 


– Down By The Sally Garden –

 
 
 


– Neverending Road –
(pernah disebut di CRA, waktu Denis ‘meninabobokan’ Dimas🙂 )

 
 
 

– SECRET GARDEN –
 

Secret Garden adalah sebuah duo, Fionnuala Sherry seorang violis Irlandia, dan Rolf Lovland seorang pianis asal Norwegia. Musiknya berkonsep ensemble orchestra dengan warna musik Celtic yang kuat. Beberapa menggunakan vocal dan berupa lagu utuh. Dan sebagian besar adalah lagu-lagu yang tenang, hangat, riang, kadang juga syahdu dan teduh.

Hit yang paling signifikan dari group ini adalah ‘Nocturne’ yang berhasil meraih penghargaan di Eurovision Song Contest tahun 1995. Hit yang kemudian bertaraf klasik di ranah New Age itu tampil dalam album pertama mereka. ‘Song from a Secret Garden’ yang dirilis tahun 1996. Sukses itu diulang saat mereka mengeluarkan album ‘Once In A Red Moon’ tahun 2002, dimana salah satu lagu yang mereka tulis yaitu ‘You Raise Me Up’ menjadi hit lewat berbagai cover version. Ya, lagu original milik duo ini diborong penyanyi-penyanyi terkenal seperti Russell Watson, Josh Groban, Sissel, Westlife, Becky Taylor, hingga Il Divo.

Terakhir duo ini menelurkan album ‘Winter Poem’ tahun 2011, dimana Moya Brennan (Clannad) ikut mengkontribusikan kemampuan vokalnya di lagu ‘The Dream’. Banyak lagu bagus yang bisa disimak dari duo ciamik ini. Silakan dengar ‘Song from a Secret Garden’, ‘Dream Catcher’, ‘Gates of Dawn’, ‘Sigma’, atau lagu wajibnya ‘Nocturne’.

 
 
 


– Song from a secret Garden –

 
 
 


– Adagio –

 
 
 


– Nocturne –

 
 
 


– Sleepsong –

 
 
 


– You Raise Me up –

 
 
 
– CAPERCAILLIE & KAREN MATHESON –
 

Group asal Scotlandia ini dibentuk pada tahun 1980, sebagai sebuah band folk yang membawakan musik bernuansa Celtic. Celtic yang dibawakannya kadang berwarna Rock, kadang agak Jazz. Tapi sebagian besar lebih kental dengan warna Pop. Kenapa band ini harus kita bicarakan?

Banyak lagu yang cukup bagus dari band ini, meski tidak fenomenal secara mendunia. Tapi jika kita membicarakan musik Celtic, maka band ini adalah salah satu yang memiliki nuansa Celtic sangat kuat meskipun tidak berada di ranah New Age. Musiknya tergolong kaya dan dinamis, dari yang ballad sampai yang berirama Reel khas Celtic. Silakan simak nomor-nomor wajib dari band ini, ‘Homer’s Reel’, ‘Outlaws’, dan tentunya salah satu hit mereka ‘Ailein Duinn’. Tidak rugi!

Sesungguhnya yang tak kalah menarik dari group ini adalah vokalisnya: Karen Matheson. Dia merupakan salah satu penyanyi Celtic bersuara paling merdu! Dengan suara alto, Karen Matheson memiliki warna khas vokal Celtic yang lembut, lentur, dan teduh. Jika Moya Brennan dan Loreena McKennitt jago dalam memberi aura mistis pada lagu, maka aura dari Karen Matheson adalah romantis. Suaranya soulful dan sangat nyusssss! Tidak heran, Karen Matheson adalah vokalis yang suaranya sangat laku dalam musik Celtic. Berkali-kali dia menyumbangkan vokalnya untuk album milik duo Secret Garden, dan hasilnya: MANTAP!!!

 
 
 


– Fagail Bhernaraidh – (Capercaillie)

 
 
 

Simak keindahan suara Karen Matheson di video ini:

 


– Prayer – with Secret Garden

 
 
 


– Ae Fond Kiss – with Paul Brady

 
 
 


– Greenwaves – with Secret Garden

 
 
 


– My Love Is Like a Red Red Rose –

 
 
 

Untuk referensi lainnya yang nggak kalah penting dan nggak kalah keren dari musik Celtic, silakan simak juga yang berikut ini:

 
 


– Cailin Na Gruaige Baine by James Galway & Phil Coulter –

 
 
 


– The Fairy Ring by David Arkenstone –

 
 
 


– Ta Muid by Lyra –

 
 
 


– Carrickfergus by Orla Falon-

 
 
 


– I Am Going To The West by Connie Dover –

 
 
 

Selamat mendengarkan…!😉

 
 
 

 

4 responses to “Musik Celtic (New Age-World Music)

  1. Marthio

    1 September 2014 at 14:25

    Kalo soal musik New Age, favorit saya Enya & Clannad, terutama lagu Only Time yang sering menemani saya sebelum tidur wkwkwkwk, pokoknya mereka memang top deh😉

     
  2. Gabriella Sahari (@GabriellaSahari)

    16 Februari 2016 at 18:52

    aku suka nya sama musik New Age dan yang paling, paling, dan paling yaitu Celtic Woman pokoknya keren deh

     
  3. yusrizal

    2 Juli 2016 at 22:53

    Wah referensi musik Celtic-nya mencerahkan. Kebetulan akhir-akhir ini saya juga lagi suka dengan musik Celtic🙂
    Btw, domisili dimana? Tahu tentang “Celtic Room” ngga? Komunitas di daerah Jakarta yang memainkan bareng musik-musik Celtic.
    Ikut aja ngumpul dengan Celtic Room, siapa tahu cocok😀

     
    • noelapple

      3 Juli 2016 at 10:22

      saya di Solo, Bro. jauh dr Jakarta. di sini blm ada klub penikmat Celtic. thanks udah mampir.

       

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: